Parkir Disabilitas Mudahkan Akses ke MRT

SENYUM Retnowati Sibarani, 53, mengembang saat melihat area parkir khusus disabilitas di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jaksel. Ia lalu memutar roda di kedua sisi kursi rodanya dan melaju mulus tanpa perlu bantuan.

Sore itu, Kamis (20/2), PT MRT Jakarta baru saja meresmikan area parkir disabilitas yang terletak di sisi barat stasiun, tepat di depan GKJ Nehemia. Atlet disabilitas cabang olahraga 'lawn bowls' itu pun bergegas dengan menumpangi sepeda motor roda tiga khusus penyandang disabilitas kursi roda milik rekannya.

Ia berharap area parkir disabilitas bisa mempermudah akses bagi para penyandang disabilitas yang ingin bepergian menggunakan moda transportasi MRT. Area parkir itu cukup untuk memutar balik kendaraan sepeda motor roda tiga.

"Ya bersyukur sekali. Jadinya cari parkirnya gampang. Karena parkir reguler kan agak nanjak dan sulit. Juga tidak ada ruang bagi kendaraan khusus disabilitas," kata dia.

Fasilitas area parkir disabilitas itu menempati area kosong di depan pagar GKJ Nehemia dan memiliki cat gambar khusus simbol penyandang disabilitas berwarna biru. Area parkir itu juga cukup mudah dijangkau oleh penumpang disabilitas yang keluar dari stasiun dengan menggunakan elevator.

ADVERTISEMENT

"Mudah-mudahan semua gedung-gedung fasilitas publik di Jakarta meniru langkah MRT. Kalau stasiun yang ada lahan parkir disabilitas setahu saya baru Stasiun Gambir," ucap Retno.

Direktur Operasional dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta Muhammad Efendi, mengatakan area parkir dapat disediakan sebagai hasil kerja sama dengan GKJ Nehemia. Area parkir itu dapat memuat enam sepeda motor disabilitas.

"Karena sulit juga menemukan lahan yang mau dijadikan parkir gratis. Ini gratis tidak dipungut biaya. Ke depan kita berharap di semua stasiun bisa ada. Di pembangunan fase 2 juga kami mengupayakan ada," jelas Efendi.

Lahan parkir akan dipantau keamanannya oleh petugas keamanan stasiun yang berjaga di tiap pintu masuk. Pengelola GKJ Nehemia, Murdji menyebut lahan itu awalnya trotoar. Namun, setelah MRT selesai dibangun, lahan berubah menjadi area kosong yang kerap dijadikan tempat parkir liar oleh pengendara.

"Rata-rata motor pengunjung Carefour yang mungkin tidak ingin bayar parkir. Lalu kami khawatir terjadi apa-apa jadi ya MRT kemudian menawarkan ini," tegasnya. Parkir disabilitas itu dibuka hanya pada hari kerja. Sementara untuk Sabtu-Minggu, area parkir akan digunakan khusus bagi jemaat gereja. ( Putri Anisa Yuliani/J-3)