Dua Bakal Calon Perseorangan Pilgub Lolos

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) menyebutkan dua bakal calon perseorangan lolos administrasi untuk pemilihan gubernur (pilgub). Sebelumnya, ada 7 pasangan calon dari 4 provinsi yang mengajukan diri maju di Pilkada 2020.

"Sampai akhir masa penyerahan dukungan, Kamis 20 Februari 2020, pukul 24.00 WIB, terdapat 2 provinsi yang pasangan bakal calon perseorangan menyerahkan syarat dukungan, yaitu Sumatra Barat dan Kalimantan Utara," ungkap Komisioner KPU RI Hasyim Asy'ari, di Gedung KPU, Jakarta, kemarin.

Dari Kalimantan Utara, Abdul Hafid Achmad sebagai Gunernur dan Wakil Gubernur Makinun Amin dengan rincian jumlah dukungan yang diinput ke Sistem Informasi Pencalonan (Silon) sebanyak 57.510 data pemilih tetap.

Adapun dari Sumatra Barat atas nama Fakhrizal sebagai gubernur dan Genius Umar wakil gubernur dengan rincian jumlah dukungan yang diinput ke dalam Silon sebanyak 336.657 data pemilih tetap.

ADVERTISEMENT

Di samping itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memberikan sejumlah catatan saat KPU menyerahkan Data Comma Separated Values (CSV) Syarat Dukungan Bakal Pasangan Calon Perseorangan Gubernur dan Wakil Gubernur Pemilihan Tahun 2020. "Ada beberapa catatan Bawaslu terkait pengawasan, pertama dari 9 provinsi yang melaksanakan pemilihan gubernur, ada dua provinsi yang terdapat bakal calon gubernur dan wakil gubernur perseorangan yang menyerahkan berkas dukungan," ungkap anggota Bawaslu RI Mochammad Afifuddin.

Catatan selanjutnya, Afifuddin menjelaskan di Kalimantan Utara, terdapat ketidaksesuaian verifikasi jumlah dokumen yang diserahkan antara data di Silon dan dokumen fisik. Sementara itu, KPU mendasarkan pada Silon dan mengeluarkan sisa dokumen yang tidak dimasukkan dalam Silon.

"Di Sumatra Barat, verifikasi jumlah dukungan antara silon dan dokumen masih berlangsung dan diperkirakan akan selesai pada 23 Februari," tambahnya.

Berdasarkan pengawasan Bawaslu, kata Afifuddin, di Kalimantan Utara Silon tidak mengalami kendala, sedangkan di Sumatra Barat, Silon sempat mengalami kendala dan dilakukan maintenance.

Terkait pengawasan, Bawaslu hingga kini belum menerima user name dan password Sistem Informasi Website dari KPU. (DMR/P-5)