Pemangkasan Eselon III dan IV Ditarget Rampung Tahun Depan
Beritasatu.com

1 week ago

Pemangkasan Eselon III dan IV Ditarget Rampung Tahun Depan

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Tjahjo Kumolo menargetkan perampingan birokrasi dengan memangkas jabatan eselon III dan IV di seluruh instansi pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah akan rampung pada tahun depan. Target ini berdasarkan kesepakatan Kempan RB dengan seluruh sekretaris kementerian dan lembaga.

"Semua sepakat untuk menyelesaikan paling lama satu tahun, syukur-syukur bisa kurang sampai tingkat daerah," kata Tjahjo usai Malam Anugerah ASN 2019 di Gedung LPP TVRI, Jakarta, Senin (2/12/2019).

Tjahjo mengatakan, setiap kementerian dan lembaga memiliki struktur birokrasi yang berbeda. Untuk itu, proses perampingan eselonisasi tak dapat dilakukan secara serentak. Namun, kata Tjahjo seluruh kementerian dan lembaga telah sepakat mereformasi birokrasi dengan merampingkan eselonisasi. Bahkan, kata Tjahjo Kementerian Keuangan telah memangkas jabatan di tingkat eselon III dan V, sementara Kementerian BUMN memangkas eselon I dari tuju deputi menjadi tiga deputi setingkat eselon I.

"Semua bertahap. Kami tidak bisa buat serentak, tapi bertahap. Arahan bapak Presiden semakin cepat semakin baik. Ini harus cepat karena menyangkut perizinan, investasi dan pelayanan yang lebih baik," katanya.

Tjahjo menegaskan pemangkasan eselonisasi ini tidak akan memangkas karier atau memotong gaji ASN. Sebaliknya, dengan pemangkasan eselon ini, diharapkan dapat meningkatkan kinerja para ASN agar lebih berorientasi pelayanan kepada masyarakat.

Dengan demikian, program prioritas pemerintahan Kabinet Maju, yakni membangun tata kelola pusat dan daerah yang sinergi, efektif, efisien dengan mempercepat proses reformasi birokrasi dalam upaya mempercepat pemerataan pembangunan dan kesejahteraan rakyat dapat tercapai.

"Skala prioritas pak Jokowi dan pak Maruf Amin yaitu reformasi birokrasi yang tujuannya memberikan pelayanan kepada masyarakat seprima, secepat seefektif, seefisien mungkin. Dan memangkas birokrasi yang panjang yang berkaitan dengan perizinan investasi baik dari luar maupun dalam negeri. Pangkas harinya, izinnya menangkap berbagai persyaratan yang ada," paparnya.