Arema Menang, Semua Senang
Kumparan.com

1 week ago

Arema Menang, Semua Senang

Akhirnya Arema FC kembali ke jalur kemenagan. Setelah takluk 3-4 dari Badak Lampung FC, 'Singo Edan' menaklukkan Madura United 2-0 di Stadion Kanjuruhan, Jumat (8/11/2019) sore WIB. Hasil ini sungguh spesial, karena status sang lawan ialah klub peringkat kedua Liga 1 saat ini.

Pelatih Arema, Milomir 'Milo' Seslija, betul-betul puas. Pria asal Bosnia ini berpendapat, permainan timnya sejak awal hingga akhir betul-betul tanpa celah. Bahkan, mereka bisa memanfaatkan kesalahan lini tengah lawan saat membangun serangan. Imbasnya, Makan Konate bisa mencetak gol pada menit keempat.

"Kami tentu merasakan banyak tekanan. Tetapi, kami membuka laga dengan baik. Kami mencetak gol cepat dengan cara yang baik. Dalam bertahan juga cukup rapat. Pressing yang kami lakukan begitu disiplin, sehingga tak muncul celah," jelas Seslija.

Sebenarnya, di ujung babak pertama dan di awal babak kedua, Madura United sempat memberikan perlawanan sengit. Namun, di masa seperti inilah kecerdikan Seslija dan para pemain Arema terlihat. Secara berkala, Seslija mengganti tiga pemain Arema .

Salah satunya adalah mengganti Ahmad Nur Hardianto dengan Sunarto pada menit ke-55. Lalu Hendro Siswanto dengan RIvaldi Bauwo pada menit ke-82. Dengan pergantian tersebut, Arema bisa menghukum Madura United ketika lupa terhadap struktur bertahan. Hasilnya ialah gol Rivaldi pada menit ke-84.

Skuat Arema saat menghadapi Madura United. Foto: Dok. Shopee

"Kami bisa menjaga konsentrasi, kondisi fisik kami juga baik, dan bisa lebih cerdas daripada tim lawan. Terutama di babak kedua, karena kami bisa mencetak gol," kata Seslija.

"Saya sendiri harus mengganti Hardianto pada babak kedua. Kemampuan tekniknya memang baik, tetapi kebugarannya saat itu tidak. Untuk laga tadi, kami butuh pemain cepat untuk menghukum lini pertahanan lawan. Dua pemain yang kami masukkan adalah penyerang, dan salah satunya berhasil bikin gol," ucapnya.

Soal kemenangan ini sendiri, Seslija merasa ada sangkut pautnya dengan dukungan Aremania juga. Meski tak begitu ramai -- karena laga ini juga dihelat sore --, tetapi suara Aremania tetap nyaring dari awal hingga akhir pertandingan.

"Terima kasih kepada Aremania karena mereka tetap mendukung kami di masa sulit. Dukungan kalian adalah sumber semangat tim ini," pungkas pelatih berusia 55 tahun itu.

Berkat hasil ini, kini Arema bisa menggeser PSS Sleman dan berada di posisi ke-5 dengan 41 poin. Selisih poin Arema dengan Madura United pun tak jauh, cuma terpaut tiga poin.