Hidupkan Kembali Jabatan Wakil Panglima TNI, Jokowi: Ini Mengelola Manajemen Besar
Okezone.com

6 days ago

Hidupkan Kembali Jabatan Wakil Panglima TNI, Jokowi: Ini Mengelola Manajemen Besar

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan bahwa penerbitan Perpres Nomor 65 Tahun 2019 tentang Susunan Organisasi Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang menghidupkan kembali Wakil Panglima TNI karena ingin mempermudah penggelolaan TNI.

Menurut dia, TNI merupakan institusi besar yang harus dikelola dengan adanya jabatan Wakil Panglima TNI sehingga sama dengan lembaga lainnya seperti Kejaksaan Agung dan Polri.

"Ini kan mengelola sebuah manajemen yang besar. Coba berapa TNI kita yang tersebar dari Sabang sampai Merauke dari Miangas sampai Pulau Rote," ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Jumat (8/11/2019).

"Kalau Polri, di Polri saja ada Kapolri dan Wakapolri. Kejaksaan ada Jaksa Agung ada Wakil Jaksa Agung, iya kan . Di BIN ada Kabin (Kepala BIN-red) ada Wakabin. Iya kan?" tambahnya.

Jokowi memastikan, usulan menghidupkan kembali jabatan Wakil Panglima TNI yang telah dihapuskan selama 20 tahun tersebut sudah berlangsung sejak lama.

Kepala Negara tak memastikan siapa yang akan ditunjuknya menjabat orang nomor dua di TNI. "Ya kelembagaannya kan sudah ada, sudah ditandatangani. Itu juga usulan lama, tetapi untuk pengisian memang belum. Bisa Minggu depan, bisa bulan depan, bisa tahun depan," ujarnya.

Jokowi menyampaikan, belum melakukan mekanisme penunjukan siapa perwira tinggi yang akan menjabat Wakil Panglima TNI. Ia pun memastikan akan menerima usulan dari Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto untuk menentukan siapa Wakil Panglima TNI nantinya.

"(Usulannya-red) tentu saja dari Panglima," tuturnya.

(erh)