‘Kita tak boleh biarkan potensi radikalisasi’ yang libatkan perempuan dan anak
BBC Indonesia

1 week ago

‘Kita tak boleh biarkan potensi radikalisasi’ yang libatkan perempuan dan anak

Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan dalam wawancara eksklusif dengan BBC Indonesia bahwa pemerintah tidak boleh membiarkan potensi radikalisasi, termasuk dengan penggunaan anak dan perempuan.

Ma’ruf Amin mengatakan hal itu menjawab pertanyaan terkait keterlibatan perempuan dan anak dalam serangan teror dalam beberapa tahun terakhir yang melibatkan Jamaat Ansharut Daulah (JAD) yang berafiliasi dengan ISIS.

Simak juga:

Selain itu, dalam wawancara yang berlangsung selama hampir satu jam itu, Ma'ruf Amin juga membeberkan pandangannya tentang ekonomi syariah, kalangan minoritas dan hubungannya dengan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Di usianya yang menginjak 76 tahun, Ma'ruf Amin menjadi wakil presiden tertua dalam sejarah pemerintahan Indonesia. Namun, kiprah ulama ini dalam dunia politik tak perlu diragukan lagi.

Sebelum menjabat ketua Majelis Ulama Indonesia pada 2015, Ma'ruf yang lahir di Kresek, Tangerang, pada 11 Maret 1943 sempat menjadi dosen dan menjabat sebagai anggota legislatif selama beberapa periode.

Pria yang ternyata pendukung Manchester City ini juga pernah menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) selama dua periode pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.