Kata Pakar, Sering Makan Sendirian Berakibat Buruk Bagi Kesehatan dan Lingkungan
VICE Indonesia

1 week ago

Kata Pakar, Sering Makan Sendirian Berakibat Buruk Bagi Kesehatan dan Lingkungan

Maraknya layanan pesan antar makanan dewasa ini membuat makan sendirian tak lagi dianggap aneh dan menjadi hal yang lumrah dilakukan. Namun, The Conversation berpendapat ada konsekuensi buruk yang menanti jika terus dibiarkan.

Laporannya berfokus pada sisi positif berbagi makanan dengan orang lain, bukan sisi negatif makan tidak bareng teman. Aktivitas ini penting dilakukan karena selain membangun komunitas dan menciptakan keberlanjutan, makan bersama juga dapat mengatasi “eco-anxiety” yang didorong oleh industri produksi makanan modern (di antara banyak hal lain yang perlu dikhawatirkan).

Artikelnya juga menyinggung sejumlah studi yang menunjukkan risiko kesehatan dari makan sendirian, seperti peningkatan depresi pada orang dewasa dan tekanan darah tinggi .

Makan sendirian juga merupakan gejala kesepian, yang tengah menjadi masalah serius dalam skala sosial saat ini. Ada hubungan yang signifikan antara makan tanpa teman dengan depresi dan penyakit metabolisme. Menurut WebMD , isolasi sosial secara umum dikaitkan dengan peningkatan depresi dan masalah tekanan darah, serta masalah kesehatan lain seperti waktu pemulihan kanker yang lebih lama, tingkat kematian lebih tinggi pada orang kesepian, masalah sistem kekebalan tubuh dan peningkatan risiko penyakit jantung dan stroke.

Membagi makanan atau bikin rencana makan bareng orang terdekat bisa menjadi solusi saat makan sendirian memperburuk perasaan dan pikiranmu. Tapi, tak ada salahnya melanjutkan kebiasaan kalau kamu merasa baik-baik saja saat melakukannya. Riset menunjukkan menghabiskan waktu sendirian dapat memulihkan kondisi mental dan meningkatkan kemampuan sosial, empati, kepercayaan diri dan kreativitas. New York Times bahkan pernah bikin panduan memanfaatkan makan sendirian untuk hal yang baik, seperti mempraktikkan “mindful eating” dengan memakan apa yang memang kita inginkan, minum koktil untuk menyenangkan diri sendiri, dan mencicipi hidangan yang selama ini tak berani kita makan bersama orang lain. Intinya, tak ada yang salah dengan makan sendirian asalkan kita memiliki pola pikir positif.

Follow Katie Way di Twitter .

Artikel ini pertama kali tayang di VICE US.