Kapolsek Menes Tertusuk Gunting karena Cegah Fitria Serang Wiranto
Kumparan.com

4 days ago

Kapolsek Menes Tertusuk Gunting karena Cegah Fitria Serang Wiranto

By Kapolda Banten, Irjen Pol Tomsi Tohir di Mapolda Banten. Foto: Dok. Istimewa

Polda Banten menyerahkan dua pelaku penyerangan terhadap Menkopolhukam Wiranto ke Mabes Polri. Dari hasil pemeriksaan, kedua pelaku berbagi peran dalam melancarkan aksinya.

Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir menyebut pelaku Syahril Alamsyah alias Abu Rara (31) bertugas menyerang Wiranto. Sedangkan, Fitri Andriana (21) sebagai cadangan bila Abu Rara gagal.

“Kedua tersangka menggunakan sajam berjenis gunting yang dipakai oleh FA, dan SA menggunakan belati,” kata Tomsi di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10).

By Menko Polhukam Wiranto (kedua kiri) diserang orang tak dikenal dalam kunjungannya di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019). Foto: ANTARA FOTO/Dok Polres Pandeglang

Menurut Tomsi, Abu Rara lebih dulu menyerang Wiranto dengan belati. Serangan itu membuat Wiranto jatuh. Abu Rara berhasil dipatahkan oleh beberapa pengawal.

Melihat itu, Fitria membantu Syahril bermodal gunting yang dibawanya. Namun serangan kali ini berhasil dihalangi Kapolsek Menes. Serangan Fitria ini mengakibatkan Kapolsek Menes terluka di bagian punggung.

“Pak Menteri hanya mengalami luka goresan di perut bagian bawah,” ujar Tomsi.

Sebelumnya, Polri memastikan dua penyerang Wiranto punya hubungan dengan pimpinan JAD Bekasi, Abu Zee. Pimpinan JAD Bekasi tersebut telah ditangkap 23 September 2019.

“Sudah bisa dipastikan pelaku termasuk dalam kelompok JAD Bekasi dengan aminnya Abu Zee yang sudah ditangkap tanggal 23 September,” ujar Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo, Kamis (10/10).

Wiranto diserang Syahril dan Fitri saat mengunjungi Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten. Polisi sebelumnya menyebut dua orang tersebut terlibat JAD Cirebon.