Dari Wakil Menteri hingga Dosen, Denny Indrayana Maju Pilgub Kalsel
Moneysmart.id

1 week ago

Dari Wakil Menteri hingga Dosen, Denny Indrayana Maju Pilgub Kalsel

Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indraya mantap maju ke Pilgub Kalsel. Sebelum menjabat sebagai wakil menteri, Denny Indrayana pernah menjadi seorang dosen di Universitas Gadjah Mada. Yuk, kita intip aja sepak terjang karier beliau hingga akhirnya maju buat Pilgub kampung halamannya sendiri.

“Visi misi yang penting itu adalah kesiapan InsyaAllah maju untuk membangun kampung halaman saya sendiri, saya dari Kalsel,” terangnya saat dihubungi media pada tanggal 10 Oktober 2019 seperti dikutip dari Kompas .

Ia mendaftarkan diri sebagai Cagub dari Partai Nasdem lantaran dianggap gak menggunakan mahar sama sekali. Pria kelahiran Kota Baru, 11 September 1972 ini merupkan lulusan Fakultas Ilmu Hukum Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta tahun 1995.

Pria yang lahir pada tanggal 11 September 1972 d Kota Baru, Kalimantan Selatan ini lulus dari jurusan Ilmu Hukum di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta pada tahun 1995, lalu melanjutkan ke program S2 di Universitas Minnesota Amerika Serikat tahun 2001 dan akhirnya mengemban studi S3 di Universitas Melbourne, Australia di 2005 silam.

Matang secara akademik, Denny Indrayana pun duduk di kursi pemerintahan sebagai Wakil Menteri Hukum dan HAM. Gak heran ya kalau beliau memiliki karier gemilang di usianya yang menginjak 46 tahun. Yuk, kita simak aja sepak terjang karier mantan wakil menteri ini beserta kekayaannya.

Denny Indrayana pernah menjadi dosen di UGM

Pernah menjadi seorang dosen, Denny akhirnya moncer menjadi Wakil Menteri Hukum dan HAM RI, (staff.ugm.ac.id).

Karier yang ditempuh oleh Denny Indrayana terbilang sangat baik lantaran sempat menjadi Dosen di salah satu kampus terbaik di Indonesia. Berikut adalah daftar singkatnya:

• Konsultan Legal dari tahun 1997-2001

• Dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta tahun 2000-2001

• Dosen di Universitas Gadjah Mada serta Direktur Pusat Kajian Anti (Pukat) Korupsi, Fakultas Hukum UGM tahun 2001

• Direktur Indonesian Court Monitoring (ICM) tahun 2005-2008

• Dosen Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta tahun 2006

• Konsultan Hukum Komisi Penyiaran Indonesia tahun 2006

• Staf Khusus Presiden bidang Hukum, HAM dan Pemberantasan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme tahun 2008-2011

• Sekretaris satgas pemberantasan mafia hukum

• Wakil Menteri Hukum dan HAM tahun 2011-2014

Beberapa waktu lalu pria berbintang Sagitarius ini juga sempat menjadi kuasa hukum Prabowo dalam sidang gugatan Pemilihan Presiden tahun 2019 di Mahkamah Konstitusi bersama mantan pimpinan KPK yakni Bambang Widjajanto.

Denny Indrayana memiliki harta kekayaan mencapai RP 1,9 miliaran

Kekayaan pria kelahiran 46 tahun silam ini mencapai miliaran rupiah, (Ilustrasi/Pixabay).

Dalam LHKPN tahun 2014, tercatat Denny Indrayana memiliki kekayaan mencapai RP 1.903.792.947. Aset pertama yang dimiliki olehnya berupa tanah dan bangunan sebanyak 5 unit dengan rincian sebagai berikut.

Tanah & Bangunan seluas 943 m2 & 265 m2 di Kabupaten SLEMAN Berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2008

Tanah seluas 200 m2 di Kabupaten KULON PROGO Berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2011

Tanah seluas 65 m2 di Kota PEKALONGAN Berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2010

Tanah seluas 700 m2 di Kota BANJARBARU Berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2012

Tanah seluas 534 m2 di Kabupaten BOGOR Berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan dari tahun 2013 sampai dengan 2014

Bila dijumlahkan maka totalnya mencapai Rp 1.657.914.580.

Alat transportasi dan mesin yang dimiliki mencapai Rp 353 jutaan

Mazda Biante juga dimiliki oleh mantan wakil menteri ini, (Ilustrasi/Pixabay).

Selanjutnya merupakan alat transportasi yang berupa mobil dan motor. Untuk mobil sendiri terdapat Mazda Biante rakitan tahun 2013 yang dibelinya dengan hasil usaha sendiri senilai Rp 350 juta.

Sedangkan untuk motornya sendiri terdapat merek Honda keluaran tahun 2005 yang gak disebutkan secara spesifik tipenya. Motor ini dibelinya dengan hasil usaha sendiri dengan nilai sebesar Rp 3,5 juta. Jadi jika dijumlahkan maka total nilainya mencapai Rp 353,5 juta.

Harta bergerak, surat berharga dan kas atau setara kas senilai Rp 1,2 miliaran serta utang sebesar Rp 1,3 miliaran

Harta bergerak, surat berharga dan kas atau setara kas senilai Rp 1,2 miliaran serta utang sebesar Rp 1,3 miliaran, (Ilustrasi/Pixabay).

Ketiga, Denny Indrayana juga memiliki harta bergerak yang berupa logam mulia dan benda bergerak lainnya mencapai Rp 564.500.000. Lalu ada juga surat berharga yang nilainya mencapai Rp 413.755.881. Terakhir merupakan kas atau setara kas yang jumlahnya mencapai Rp 232.232.838 dan juga utang senilai Rp 1.318.110.352.

Nah itulah sedikit profil singkat dan karier Denny Indrayana yang mencalonkan diri sebagai Cagub Kalimantan Selatan tahun 2020 nanti. Melihat rekam akademisnya, Pak Denny patut dicontoh nih buat kamu milenial yang pengin sukses dengan jenjang karier luar biasa.(Editor: Mahardian Prawira Bhisma)