Gubernur Banten Ajak Ratusan Santri Doa Bersama untuk Almarhum Habibie
Kompas.com

5 days ago

Gubernur Banten Ajak Ratusan Santri Doa Bersama untuk Almarhum Habibie

|

LEBAK, KOMPAS.com - Presiden ke-3 Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie meninggal dunia pada Rabu (11/9/2019).

BJ Habibie mengembuskan napas terakhir pada pukul 18.05 WIB dalam perawatan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Ucapan belasungkawa dan doa datang dari berbagai kalangan, termasuk Gubernur Banten, Wahidin Halim.

"Saya mengajak Santri-santri untuk mendoakan kepergian Presiden Republik Indonesia ke-3 Prof BJ Habibie yang pukul 18.05 Wafat di RSPAD. Semoga Amal dan Ibadah beliau di terima di sisi Allah SWT. Mari semua kita mengirimkan Al-Fatihan untuk kepergian Beliau," tulis Wahidin melalui akun instagramnya @wh_wahidinhalim, Rabu (11/9/2019).

Mantan wali kota Tangerang tersebut mengatakan, ia mendengar kabar meninggalnya BJ Habibie saat tengah berada di Pondok Pesantren La-Tansa, Kabupaten Lebak, Banten.

Dalam video langsung yang ditayangkan di akun instagramnya, Wahidin diberi tahu bahwa BJ Habibie wafat saat tengah berceramah.

Di sela-sela ceramahnya, Wahidin mengajak ratusan santri yang hadir untuk mendoakan BJ Habibie.

Usai berdoa bersama, Wahidin menyinggung soal perjalanan hidup BJ Habibie, di antaranya mengenai kegigihan almarhum untuk menempuh pendidikan di tengah keterbatasan.

"Kemiskinan tidak menghalangi beliau untuk tetap semangat menuntut ilmu mulai dari ITB, ke Jerman hingga menjadi profesor hebat ahli pesawat," kata Wahidin Halim.

Diberitakan, Putra Presiden ke-3 RI Bacharudin Jusuf Habibie, Thareq Kemal Habibie, mengonfirmasi meninggalnya sang ayah.

"Dengan sangat berat, mengucapkan, ayah saya Bacharudin Jusuf Habibie, Presiden ke-3 RI, meninggal dunia jam 18.05 WIB," ujar Thareq di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Thareq mengatakan, BJ Habibie meninggal karena sudah berusia tua sehingga sejumlah organ dalam tubuhnya mengalami degenerasi. Salah satunya adalah jantung.