Pertamina Diminta Lapor Penanganan Tumpahan Minyak ke DPR Tiap Minggu
Kumparan.com

5 days ago

Pertamina Diminta Lapor Penanganan Tumpahan Minyak ke DPR Tiap Minggu

Komisi VII DPR RI menggelar rapat tertutup dengan Kementerian ESDM hingga Pertamina membahas penanganan tumpahan minyak sumur YYA-1 di Karawang dan dampak pencemaran lingkungannya pada hari ini.

Menurut Plt Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Djoko Siswanto, hasil keputusan rapat itu yakni Pertamina diminta untuk melapor mengenai penanganan tumpahan minyak tersebut, seminggu sekali ke Komisi VII DPR RI. Adapun sumur YYA-1 merupakan milik Pertamina.

"Komisi VII meminta untuk menyampaikan laporan berkala setiap minggu kepada komisi VII DPR terkait upaya penghentian kebocoran minyak dari sumur YYA-1 maupun dampak lingkungannya," ucapnya saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (11/9).

Plt Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Djoko Siswanto. Foto: Resya Firmansyah/kumparan

Selain itu, hasil rapat lain yaitu Pertamina diminta segera menghentikan kebocoran minyak di sumur tersebut, serta meminimalisir dampak lingkungannya. Meski demikian, DPR tidak memberikan tenggat waktu penyelesaian masalah tersebut.

"Komisi VII DPR mendesak Pertamina untuk terus melakukan penanganan, baik menghentikan kebocoran minyak maupun dampak lingkungannya," imbuh Djoko.

VP Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman. Foto: Resya Firmansyah/kumparan

Sementara itu, Vice President Corporate Communication Pertamina , Fajriyah Usman, mengatakan bahwa pihaknya menarget kebocoran minyak di sumur itu tertangani pada 8 Oktober 2019. Pihaknya mengaku selama hampir 2 bulan ini melakukan penanganan maksimal.

"Penutupan sumur paling lama 8 Oktober, saat ini jarak sumur sudah satu meter-an, tapi bagaimana caranya biar bisa nutup. Sekarang sudah 8.900 feet per hari ini," katanya.