Analisis Tony Ho: Rapor Merah Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022
bola.com

5 days ago

Analisis Tony Ho: Rapor Merah Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022

Bola.com, Jakarta - Pengamat sepak bola, Tony Ho, membuat catatan setelah Timnas Indonesia menelan dua kekalahan pada putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Timnas Indonesia yang berada di Grup G, kalah dari Malaysia 2-3 dan Thailand 0-3. Dua laga itu digelar di kandang, yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Tony Ho menyoroti rataan usia pemain Indonesia. Ia mendapatkan data, Tim Garuda memiliki rataan usia pemain paling tua dibanding kontestan lainnya, yakni Malaysia, Thailand, Vietnam dan Uni Emirat Arab.

Jika ditotal, semua pemain asuhan Simon McMenemy didapat angka rata-rata usia 27,01 tahun. Dari angka ini, Tony menyimpulkan, skuat Timnas Indonesia sudah hampir melewati masa keemasan mereka. Terutama bagi pemain Asia, usia itu bisa masuk kategori senja.

Angka tersebut memang tidak sepenuhnya berlaku. Contohnya, Alberto Goncalves. Striker milik Madura United ini telah berumur 38 tahun,. Tapi, dia tetap memiliki spirit, teknik, dan stamina mumpuni.

Tapi sayang, semua kelebihan Beto ini tak didukung pemain lain secara kolektif, sehingga dia sering terlihat bekerja sendirian di lapangan.

"Meski Beto punya semangat tinggi, tetap saja staminanya pasti drop. Apalagi dia sangat aktif bergerak. Nah , jika stamina menurun akan berpengaruh pada teknik dan psikis. Siapa pun dia, apakah itu atlet atau orang awam, jika dia kecapekan pasti sulit berpikir," kata Tony.

"Efek berikutnya, psikologis Timnas Indonesia ikut terpengaruh. Bentuknya macam-macam, misalnya emosi, khawatir, hingga salah mengambil keputusan. Ketika stamina turun asupan oksigen untuk otak ikut merosot. Padahal otak kendali utama untuk beraktivitas," tutur Tony Ho.

Usia Tak Bisa Dibohongi

Tony Ho menambahkan, pemain yang berusia lebih tua akan butuh waktu pemulihan lebih panjang dibanding pemain muda. Terutama masa untuk mengembalikan kelenturan otot dan syaraf.

"Usia tak bisa dibohongi. Bisa lihat kebugaran pemain Indonesia saat melawan Malaysia dibanding lawan Thailand. Pemain yang tampil di dua pertandingan itu pasti kelelahan. Saat menghadapi Thailand, pressing dan mobilitas pemain kita tidak seperti saat melawan Malaysia," jelas Tony Ho.

Tony Ho memberi gambaran perbandingan rataan usia Timnas Indonesia dengan tiga negara ASEAN di Grup G. Thailand rataan usianya 25,92 tahun. Jika angka itu dibulatkan, maka rata-rata umur pemain Negeri Gajah Putih hampir masuk 26 tahun.

Tapi, semua tetap tergantung kepiawaian sang pelatih meracik strategi dan kinerja pemain di lapangan. Saat Thailand mempermalukan Indonesia 0-3 di SUGBK Jakarta, Selasa (10/9/2019), mereka bermain efektif dan lugas.

Timnas Malaysia punya rataan usia 25,57 tahun. Bagi pemain Asia inilah masa keemasan seorang pesepak bola. Ini momen puncak kematangan pemain baik dari sisi teknik, psikis, dan stamina. Jadi tak heran, skuat Harimau Malaya mampu membalikkan keadaan saat tertinggal 2-1 dari Indonesia menjadi sebuah kemenangan dengan skor akhir 2-3.

Dengan kondisi fisik lebih prima, mereka terus mampu bermain menekan yang membuat pemain Timnas Indonesia keteteran. Apalagi mereka memiliki striker naturalisasi berusia muda, Muhamadou Sumareh, 24 tahun.

Ini juga kecerdikan pelatih Malaysia yang menurunkan pemain kelahiran Ghana itu masuk saat pemain belakang Indonesia telah kehabisan bensin.

Berikutnya, patut ditunggu seberapa tangguhnya skuat Vietnam yang memiliki rataan usia 23,71 tahun. Yang jelas, dengan usia seperti itu, pemain Vietnam diyakini memiliki mobilitas sangat tinggi karena didukung fisik dan stamina bagus.