Perburuan paus di Jepang: 'Kami sudah makan daging paus selama 400 tahun'
BBC Indonesia

4 days ago

Perburuan paus di Jepang: 'Kami sudah makan daging paus selama 400 tahun'

Setelah 33 tahun berhenti dari praktik perburuan paus secara komersial, Juli lalu Jepang mengumumkan kembali melakukan tradisi lama tersebut.

Jepang bahkan mengundurkan diri dari Komisi Penangkapan Paus Internasional (IWC) pada 30 Juni, agar bisa kembali berburu paus.

Negara itu berdalih perburuan paus secara komersial dapat dilakukan secara berkesinambungan.

Walau dikecam berbagai kalangan internasional, Jepang berniat menangkap 227 paus untuk diambil dagingnya sebelum akhir 2019.

Simak juga:

Untuk pertama kalinya, setelah larangan selama 33 tahun dicabut, daging paus kini dijual di Jepang dengan harga tinggi.

Potongan daging dari dua paus minke dijual menggunakan sistem lelang seharga 15.000 yen atau sekitar Rp1,9 juta.

Sementara di kota nelayan Wada, perburuan paus menjadi daya tarik wisata. Turis datang untuk melihat paus hasil buruan dibawa ke pantai, dipotong dan dijual di pasar.

"Kami sudah makan daging paus selama 400 tahun. Bagi kami, paus sama seperti makanan hasil laut lainnya, seperti ikan kod, misalnya," kata Yoshinori Shoji, pemburu paus.