Masih Banyak yang Tertipu, Waspada 3 Ciri-Ciri Penipuan Lowongan Kerja Online Ini
Moneysmart.id

6 days ago

Masih Banyak yang Tertipu, Waspada 3 Ciri-Ciri Penipuan Lowongan Kerja Online Ini

Seiring perkembangan zaman yang kian canggih, kini segala hal sudah bisa dilakukan hanya dengan mengandalkan smartphone dan internet. Salah satunya adalah mencari lowongan kerja online .

Kamu udah gak perlu tuh repot-repot datang dari satu kantor ke kantor lainnya hanya untuk menanyakan apakah ada lowongan pekerjaan. Selain gak efisien karena membuang-buang waktu, kamu juga harus merogoh kocek besar buat ongkos dan juga makan.

Mending kalau perusahaan tersebut sedang buka lowongan dan syukur-syukur kamu bisa bekerja di sana. Lah kalau gak? Sia-sia saja dong.

Tapi kini kamu sudah bisa mencari pekerjaan di internet. Enaknya lagi nih, kamu bisa mencari pekerjaan yang sesuai dengan skill atau passion kamu.

Kamu hanya perlu membuka situs pencarian kerja dan mencari jenis pekerjaan yang kamu inginkan. Kamu juga bisa mengetahui secara detail informasi tentang perusahaan dan pekerjaan tersebut. Mulai dari lokasi, job desc pekerjaannya, hingga gaji yang akan kamu dapatkan.

Sayangnya, kemudahan tersebut justru dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tak bertanggung jawab untuk mengambil keuntungan, yakni dengan melakukan penipuan lowongan kerja online . Bahkan, tak sedikit masyarakat yang menjadi korbannya.

Karena itu, kali ini MoneySmart.id ingin memberikan informasi terkait ciri-ciri penipuan lowongan kerja online yang kini kian merajalela.

Apa saja itu? Berikut tiga di antaranya:

1. Menggunakan nama perusahaan besar untuk meyakinkan calon korban

By Melamar pekerjaan (Shutterstock).

Siapa sih yang gak ingin kerja disebuah perusahaan besar yang namanya bahkan sudah terkenal seantero Indonesia. Sebut saja Pertamina, Djarum dan lainnya.

Saat tiba-tiba dihubungi via SMS, telepon atau email bahwa kamu mendapat kesempatan untuk interview tentu bahagianya bukan main. Tapi, sebaiknya kamu memastikan kebenaran tersebut dengan mengecek langsung ke website resminya.

Karena biasanya kalau perusahaan besar itu umumnya akan mencantumkan lowongan pekerjaan di kolom karir atau di website -nya. Kalau tidak ada, lebih baik hiraukan saja daripada kamu malah jadi korban penipuan kan.

Pasalnya, kini banyak penipu yang menggunakan nama perusahaan besar untuk meyakinkan para calon korban. Dengan logo yang seperti asli, gak sedikit orang yang tertipu dan masuk ke dalam perangkap si penipu.

2. Website dan email menggunakan domain gratis

By Informasi lowongan kerja (Shutterstock).

Ciri-ciri penipuan lowongan kerja online lainnya adalah menggunakan domain website gratisan. Seperti wordpress.com, blogspot.com atau blog gratisan lainnya sebagai alamat website perusahaan abal-abalnya.

Gak cuma itu, si penipu juga menggunakan alamat email yang juga gratis. Misalnya saja, @gmail.com, @yahoo.com dan lainnya.

Seperti diketahui kalau perusahaan sungguhan, umumnya tidak menggunakan domain website dan email gratis. Apalagi kalau milik pemerintah, kebanyakan situsnya menggunakan akhiran .go.id, ac.id, .or.id dan .co.id tanpa embel-embel lainnya.

Sayangnya tak sedikit orang yang masih terkecoh dengan muslihat si penipu karena sudah keburu senang mendapat tawaran kerja, apalagi kalau perusahaan tersebut adalah perusahaan impiannya.

Namun, kamu perlu mengetahuinya kalau perusahaan besar itu biasanya memiliki recruitment center sendiri secara online . Contohnya saja, Pertamina yang memiliki situs recruitment sendiri yaitu di https://recruitment.pertamina.com .

3. Diminta untuk transfer sejumlah uang untuk tujuan administrasi

By Mencari informasi lowongan pekerjaan (Shutterstock)

Nah, tujuan si penipu melakukan berbagai macam muslihat adalah untuk meraup pundi-pundi rupiah. Jadi pihak penipu akan meminta calon korban untuk mengirim atau transfer sejumlah uang dengan dalih untuk biaya administrasi.

Salah satu alasan menggunakan nama perusahaan besar adalah agar si calon korban tidak curiga jika mendapat penempatan di luar kota.

Saat calon korban sudah merespon, maka penipu akan segera melakukan aksinya yang biasanya dilakukan pada hari Jumat dan menyampaikan kalau kamu diharuskan melakukan tes pada hari Senin. Tujuannya agar saat kamu kroscek ke nomor telepon perusahaan yang asli responnya akan lebih lambat karena libur.

Penipu pun memberikan alamat tes yang berada di luar kota dan meminta calon korban untuk mengirimkan sejumlah uang untuk pembelian tiket pesawat ke agen travel yang sudah ditunjuk dengan iming-iming akan penggantian dana. Padahal mereka hanya memaksa kandidat untuk membeli tiket fiktif.

Nah, itu dia tiga ciri-ciri penipuan lowongan kerja online yang kini marak terjadi dan sudah menelan banyak korban. Karena itu, saat kamu mendapat tawaran pekerjaan, sebaiknya periksa kembali lebih mendalam agar tak menjadi korban penipuan. (Editor: Winda Destiana Putri).