Setelah Dikritik Menggunakan Jet Pribadi, Pangeran Harry Meluncurkan Proyek Pariwisata Ramah Lingkungan Bernama Travalyst
Cakapcakap.com

2 weeks ago

Setelah Dikritik Menggunakan Jet Pribadi, Pangeran Harry Meluncurkan Proyek Pariwisata Ramah Lingkungan Bernama Travalyst

CakapCakapCakap People! Beberapa minggu setelah mendapat kritikan karena menggunakan jet pribadi untuk berlibur bersama keluarganya, Pangeran Harry meluncurkan proyek pariwisata berkelanjutan baru.

Dilansir dari The Jakarta Post , Rabu, 4 September 2019, Harry mengatakan inisiatif dari proyek yang diketahui bernama Travalyst ini akan bekerja sama dengan perusahaan perjalanan termasuk Skyscanner, Booking.com, TripAdvisor dan Visa untuk membuat pariwisata lebih ramah lingkungan.

“Kita semua bisa berbuat lebih baik, tidak ada yang sempurna, kita semua memiliki tanggung jawab atas dampak pribadi kita masing-masing,” kata Harry saat peluncuran di Amsterdam, Belanda.

“Jadi hari ini setelah dua tahun dibicarakan dan perencanaan di belakang layar, kita akan mulai dengan industri pariwisata .”

Pangeran Harry juga menyinggung soal kehebohan media di Inggris atas serangkaian penerbangan jet pribadi yang digunakannya selama musim panas dengan istrinya, Meghan Markle dan putranya, Archie.

Salah satu perjalanannya saat menggunakan jet pribadi itu adalah ke rumah bintang pop Elton John di Nice, Prancis.

“Saya menghabiskan 99 persen hidup saya berkeliling dunia dengan pesawat komersial. Kadang-kadang perlu ada kesempatan berdasarkan keadaan tertentu untuk memastikan bahwa keluarga saya aman, dan itu benar-benar sesederhana itu,” kata Harry.

Pengaturan perjalanan Harry dan Meghan menimbulkan kontroversi karena sikap Pangeran Harry yang sebelumnya blak-blakan tentang perlunya mengatasi perubahan iklim.

Travalyst akan bekerja pada solusi untuk melindungi satwa liar, mengatasi perubahan iklim dan kerusakan lingkungan, dan mengurangi dampak dari pariwisata yang berlebihan.

Dilansir dari CNN , Rabu, 4 September 2019, data dari Booking.com menunjukkan bahwa wisatawan semakin peduli dengan membuat pilihan perjalanan berkelanjutan.

Sekitar 71% dari pelancong global mengatakan kepada situs web bahwa mereka menginginkan pilihan opsi perjalanan yang lebih berkelanjutan, dan 68% orang berpendapat bahwa penting uang yang mereka keluarkan untuk perjalanan bisa sampai untuk masyarakat lokal, demikian menurut pernyataan itu.

Travalyst bertujuan membuat orang lebih sadar akan perjalanan yang berkelanjutan, dan membantu perusahaan mengatasi permintaan publik.

“Perjalanan memiliki kekuatan yang tak tertandingi untuk membuka pikiran orang terhadap budaya yang berbeda, pengalaman baru dan untuk memiliki apresiasi yang mendalam atas apa yang ditawarkan dunia kita,” kata Harry dalam sebuah pernyataan.

“Menyatukan perusahaan, konsumen, dan masyarakat adalah kesempatan terbaik kami untuk melindungi tujuan dan ekosistem bagi generasi mendatang.”