Kata Dokter: Ibu Tak Perlu Stok ASI Perah Terlalu Banyak di Freezer!
Kumparan.com

1 week ago

Kata Dokter: Ibu Tak Perlu Stok ASI Perah Terlalu Banyak di Freezer!

Punya persediaan ASI perah atau ASIP yang melimpah biasanya jadi kebahagiaan tersendiri bagi ibu menyusui. Dengan begitu, Anda jadi merasa tenang jika harus meninggalkan bayi di rumah untuk beraktivitas di luar rumah.

Meski begitu, tak perlu juga jadi cemas apalagi stres jika Anda tidak punya stok ASI yang memenuhi freezer. Sebab, menurut dokter, sebenarnya ibu tidak perlu menyetok ASI perah dalam jumlah yang terlalu banyak di freezer.

"Kalau ASI perah enggak 3 freezer, kaya enggak tenang gitu. Enggak usah kok, enggak usah banyak-banyak. Jangan jadi korban medsos, kita diajari dalam hidup tidak boleh kekurangan tapi juga tidak boleh berlebihan", ujar Dokter Anak dr. Ayi Dilla Septarini, SpA, dalam acara "ASI Eksklusif saat ibu bekerja? Mengapa Tidak" bersama My Baby di Harlequin Bistro, Minggu (4/8).

Hal itu bukan berarti dokter melarang ibu memerah ASI ya, Moms. ASI perah sangat direkomendasikan oleh dokter saat ibu sedang tidak bersama bayi. Tapi, sebaiknya ibu tidak perlu menyimpannya dalam jumlah yang terlalu banyak. Semakin lama ibu menyimpak freezer, rasanya sudah tidak sama dengan ASI segar atau yang diminum langsung dari payudara.

Ilustrasi ASI perah. Foto: Shutter stock

Selain itu, ASI perah yang terlalu lama di dalam freezer juga cenderung bau tengik Moms. Alhasil banyak banyak bayi yang menolak ASI perah yang berbau ini, meskipun sebenarnya ASI perah tersebut tidak basi.

"Prinsipnya ASI itu jarang basi. ASI perah yang di freezer khusus bisa tahan 3-6 bulan. Tapi biasanya yang udah 3 bulan aja enggak mau. Meski belum basi, bayi enggak mau. Coba Anda dibeliin susu di supermarket, 6 bulan lagi diminum, mau enggak? Walaupun belum expired, pasti Anda mikir kan?Bayi juga gitu. Jadi enggak usah over simpan di freezer," katanya.

Komposisi nutrisi dan sel-sel kekebalan dalam ASI segar juga jauh lebih baik, dibandingkan dengan ASI perah beku yang sudah terlalu lama di freezer. Sehingga ibu tidak perlu menarget stok ASI perah pada jumlah tertentu, karena stok ratusan botol di dalam kulkas dapat mubazir. Meskipun jelas ASI perah beku jauh lebih baik daripada susu formula.

"Apa yang diperah hari ini pokoknya itu yang dikasi buat besok. Kalau kurang baru diambil dari freezer. Ternyata kalau yang itu cukup yang di freezer enggak terpakai. Terus diapain? Jadi dibuang, dikasi orang? Jadi yang di freezer enggak susah banyak-banyak", katanya.

bayi minum ASI perah dengan cup feeder Foto: Shutterstock

Jangan khawatir ASI perah tidak cukup untuk bayi. Karena pada dasarnya jika bayi minum dengan media yang disarankan oleh ahli seperti gelas misalnya, ia akan minum ASI sesuai kebutuhannya. Tetapi bila bayi minum dengan dot, ia akan minum melebihi kebutuhannya, karena ia tidak dapat mengatur aliran dot yang masuk ke mulutnya. Sehingga bayi akan minum banyak sekali dan seiring kali ada selisih antara ASI yang ibu perah di kantor dengan yang bayi minum di rumah.

"Itu pasti cukup bila tidak pakai dot. Tapi kalau pakai dot tidak akan cukup, karena dot itu over volume. Yang kita butuhkan sebenarnya tidak sebanyak ukuran dot. Kalau pakai gelas 30-60 cc bayi udah kenyang. Jadi enggak akan tekor", jelasnya.