Joker berpotensi menjadi film adaptasi komik kontroversial
Beritagar.id

1 week ago

Joker berpotensi menjadi film adaptasi komik kontroversial

Kurang dari sebulan menuju penayangannya, film Joker yang diadaptasi dari tokoh komik bernama sama terbitan DC Comics menyimpan potensi menggemparkan publik, terutama penggemar loyal tokoh antihero ini.

Asumsi tersebut muncul seturut bocornya draft naskah film ini di dunia maya. Dilansir

Comic Book Resources

(11/8/2019), watak Joker yang selama ini dikenal sebagai tokoh kriminal, psikopat, dan memiliki selera humor sadis akan digambarkan berbeda.

Dalam film yang disutradarai Todd Phillips itu, babak awal cerita memang menggambarkan Joker yang suka mengganggu orang-orang di sekitarnya. Semisal menguntit perempuan yang ditaksirnya, bahkan meneriakinya dengan sebutan pelacur jika ternyata orang yang ditaksirnya sudah memiliki pacar.

Setelah itu karakter Joker mengalami transformasi, dari semula antagonis menjadi protagonis. Sosoknya bahkan menjadi maskot perlawanan menghadapi elit-elit kaya di Gotham City, kota tempat Bruce Wayne alias Batman tumbuh besar.

Masih dalam lembaran draft naskah yang bocor tadi, keadaan hidup adalah musabab mengapa pemilik nama asli Arthur Fleck itu berubah drastis, dari awalnya seorang komika yang kerap berdandan ala badut, berbalik menjadi penjahat bengis lagi sadis.

Apakah bocoran naskah tersebut betul mewujud dalam film belum bisa dipastikan. Pasalnya, draft naskah yang bocor di dunia maya bertarikh 13 April 2018. Sangat mungkin mengalami revisi, entah pengurangan atau penambahan.

Lagi pula, BCR menyebut Phillips adalah tipikal sutradara yang menyukai improvisasi alih-alih saklek mengikuti naskah. Tambah lagi aktor sekaliber Joaquin Phoenix kerap menambahkan sesuatu ke dalam karakter yang diperankannya.

Dalam wawancara terdahulu bersama

Majalah Empire

, edisi Agustus 2019, Phillips yang sebelumnya menyutradarai trilogi The Hangover telah mewanti-wanti penggemar.

“Kami menulis asal-usul Joker versi kami sendiri. Tentang bagaimana awal mula sosok ini menjadi Joker. Inilah bagian paling menariknya,” ungkap Phillips.

Saat menghadiri acara Comic Con Experience di Cologne, Jerman (28/6), eksekutif produser Michael Uslan mengatakan, film ini akan sangat berbeda dibandingkan misalnya The Guardian of Galaxy atau Deadpool , dua film adaptasi komik yang juga memiliki unsur komedi.

"Mungkin lebih mendekati film-film bujet rendah Martin Scorsese yang bergenre noir kriminal. Apalagi di sini ada Robert De Niro dan Joaquin Phoenix yang sangat berbakat,”

kata Uslan

.

Film Joker dijadwalkan tayang mulai 2 Oktober 2019 di jaringan bioskop seluruh Indonesia. Dua hari lebih cepat dibandingkan penayangan perdananya untuk publik di kawasan Amerika Serikat.

]]>