Langkah-langkah Ini Penting Dilakukan untuk Mencegah Meningitis pada Bayi dan Anak
SehatQ.com

1 week ago

Langkah-langkah Ini Penting Dilakukan untuk Mencegah Meningitis pada Bayi dan Anak

Penyakit meningitis bisa jadi penyakit yang mematikan untuk anak-anak, apalagi bagi bayi yang berusia di bawah 3 bulan. Namun, kondisi ini bisa dicegah dengan melakukan imunisasi vaksin meningitis pada anak atau bayi sesuai usianya.

Meningitis adalah pembengkakan pada meninges, yaitu membran yang membungkus otak dan tulang belakang manusia. Pembengkakan ini tidak jarang terjadi pada otak itu sendiri.

Jika dapat didiagnosis secara cepat, anak yang menderita sakit meningitis memiliki peluang besar untuk sembuh. Oleh karena itu, Anda harus segera membawa anak ke rumah sakit jika menemukan gejala meningitis.

Apa saja penyebab meningitis pada anak?

Secara garis besar, meningitis pada bayi disebabkan oleh:

Infeksi virus

Infeksi ini disebut juga sebagai meningitis aseptik dan merupakan penyebab meningitis paling banyak yang dijumpai pada bayi. Kebanyakan virus yang menjadi penyebab meningitis menimbulkan gejala yang awam, misalnya meriang (panas-dingin), demam , diare , dan tanda-tanda mirip flu. Meningitis virus biasanya bukan kondisi yang serius dan akan sembuh sendiri, seperti penyakit akibat infeksi virus pada umumnya.

Infeksi bakteri

Infeksi bakteri merupakan kondisi yang cukup langka, tapi merupakan kondisi gawat-darurat yang bisa mengancam nyawa jika tidak segera ditangani. Pada bayi, bakteri yang menjadi penyebab meningitis adalah grup B strep, coli, dan Listeria monocytogenes . Sedangkan pada anak yang lebih tua, bakteri penyebab meningitis, yaitu Streptococcus pneumoniae dan Neisseria meningitidis (meningococcus).

Bagaimana cara mencegah sakit meningitis?

Sebagai orangtua, tentu mengkhawatirkan jika anak sampai terkena meningitis. Namun, terdapat banyak cara untuk mencegah penyakit mematikan ini hinggap di tubuh anak.

1. Vaksin meningitis

Beberapa tipe bakteri bisa dicegah ketika anak melakukan imunisasi. Terdapat dua vaksin yang setidaknya harus diberikan untuk mencegah meningitis pada bayi, yaitu:

Imunisasi Hib

Imunisasi Hib bisa mencegah bayi terkena penyebab meningitis bakteri akibat bakteri Haemophilus influenzae tipe B (Hib). Di Indonesia, vaksin ini mudah didapat di pusat kesehatan manapun karena termasuk imunisasi dasar yang diprogramkan oleh pemerintah Indonesia dan sebaiknya diberi saat bayi berusia 2, 3, dan 4 bulan.

Imunisasi PCV ( Pneumococcal Conjugate Vaccine )

Imunisasi PCV bisa mencegah penyakit radang paru (penumonia), radang otak (meningitis), dan infeksi darah (bakteremia). Imunisasi PCV ini dilakukan 3 kali, mulai bayi berusia 2 bulan dengan jarak pemberian 4-8 minggu.

Setelah anak berusia 11 hingga 12 tahun, ia bisa diberikan vaksin meningitis dengan booster pada usia 16 tahun. Namun, bayi mulai usia 2 bulan hingga 11 tahun juga bisa mendapatkan imunisasi ini lebih awal jika memenuhi syarat imunisasi meningitis sebagai berikut:

• Tinggal atau akan bepergian ke negara endemik penyakit meningitis

• Memiliki kelainan sistem imun

• Berada pada kelompok masyarakat yang banyak terdapat penderita meningitis

2. Jaga kebersihan

Jangan malas untuk mencuci tangan sebelum makan dan selesai menggunakan kamar mandi. Sebaiknya, orangtua juga mengajari anak untuk tidak berbagi makanan, minuman, serta peralatan makan, handuk, dan benda milik pribadi dengan anak lain, apalagi yang terlihat sedang tidak sehat.

3. Batasi kontak dengan penderita meningitis

Anak memang tidak akan terinfeksi bakteri meningitis hanya dengan bermain dengan temannya yang sedang sakit meningitis karena radang otak tidak menular lewat udara. Namun, anak bisa terkena penyakit yang sama jika bergaul terlalu dekat atau lama dengan penderita tersebut.

Seseorang yang menderita penyakit meningitis bakeri akan bersifat menular dalam kurun 24 jam setelah ia mengonsumsi antibiotik. Jika Anda khawatir anak akan terpapar bakteri yang menjadi penyebab meningitis, bicarakan dengan dokter untuk mengonsumsi antibiotik sebagai langkah pencegahan.

4. Meningkatkan daya tahan tubuh

Menjaga daya tahan tubuh agar selalu sehat dapat mencegah masuknya virus dan bakteri yang menjadi penyebab meningitis ke dalam tubuh anak Anda. Cara untuk mendapatkan daya tahan tubuh prima, di antaranya:

• Menjalani pola makan yang sehat serta tidak lupa mengonsumsi banyak sayur dan buah

• Beristirahat yang cukup

• Berolahraga secara teratur

Menghindari rokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol

Meningitis pada bayi maupun anak-anak bisa berakibat fatal hingga menyebabkan kematian. Jangan tunda untuk memeriksakan anak ke dokter jika Anda mencurigai adanya gejala meningitis pada buah hati Anda.