Mengapa Pria Lebih Rentan terhadap Penyebab Diabetes?
SehatQ.com

1 week ago

Mengapa Pria Lebih Rentan terhadap Penyebab Diabetes?

11 Jul 2019 | Oleh

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Penelitian di Inggris menyebut bahwa pria lebih rentan terkena diabetes dibandingkan dengan wanita. Secara biologis, penyebab diabetes lebih mudah menyerang pria. Itu sebabnya, pria dituntut untuk lebih disiplin mengendalikan berat badan.

Teori yang mengemuka adalah: pria cenderung lebih sensitif terhadap insulin dibandingkan dengan wanita. Selain itu, tubuh pria juga menyimpan lemak di sekitar organ, bukan di bawah kulit seperti wanita ( visceral fat deposition ).

Dalam penelitian yang melibatkan the Scottish Diabetes Reseach Network Epidemiology Group dari University of Glasgow tersebut, ada 95.057 pria dan wanita penderita diabetes tipe 2 . Menganalisis usia dan BMI mereka, ditemukan bahwa pria bisa menderita diabetes meskipun skor BMI mereka lebih rendah.

Usia pria yang mengidap diabetes pun lebih rendah dibandingkan dengan wanita, rata-rata 59,2 tahun dibandingkan dengan 61,6 tahun pada wanita.

Apa penyebab diabetes pada pria?

Salah satu temuan yang tak kalah menarik ketika menganalisis penyebab diabetes pada pria adalah hormon testosteron. Bagi pria, hormon ini berperan dalam membentuk otot, suara, organ genital, libido, dan juga memengaruhi bagaimana terjadinya penumpukan lemak di perut.

Ternyata, jika jumlah testosteron normal, maka penumpukan lemak di perut akan rendah. Menurut studi, pria dengan hormon testosteron lebih rendah berisiko menderita diabetes tipe 2 lebih tinggi ketimbang wanita.

Penyebab diabetes lainnya pada pria bersifat multifaktor. Beberapa faktor risiko di antaranya adalah:

• Keturunan

• Konsumsi tinggi gula dan karbohidrat

Beda diabetes pria dan wanita

Sejatinya, gejala diabetes pada pria dan wanita tidak jauh berbeda. Penderitanya akan mengalami rasa haus terus menerus, sering buang air kecil, lemas, sakit kepala, hingga berat badan turun.

Hal yang membedakan adalah pada pria, mereka juga kehilangan massa otot dan mengalami ruam pada area genital. Sementara pada perempuan, bisa juga mengalami infeksi kandung kemih.

Selain itu, pria lebih rentan mengalami diabetes meski skor BMI mereka lebih rendah ketimbang wanita.

Pada banyak kasus, perempuan mengalami diabetes ketika berada dalam periode menopause . Perubahan hormon ditambah dengan periode menopause menyebabkan berat badan meningkat, sulit tidur, hingga glukosa darah yang juga melejit.

Waspada penyebab diabetes karena obesitas

Salah satu tren yang meningkatkan kekhawatiran terhadap diabetes tipe 2 adalah tingginya tingkat obesitas. Dari waktu ke waktu, kelebihan berat badan akan membuat sel-sel di otot, hati, dan jaringan lemak tidak lagi merespons insulin dengan baik (insulin resistancy) . Padahal insulin dibutuhkan untuk memasukkan glukosa dari darah ke jaringan.

Hal lain yang juga berperan menjadi penyebab diabetes adalah tubuh yang tidak aktif bergerak. Selain terkait erat dengan obesitas, tidak aktif bergerak juga membuat seseorang kesulitan menurunkan berat badan mereka.

Itu sebabnya setidaknya 7 juta penduduk Amerika memiliki risiko diabetes namun tidak menyadarinya. Untuk itu, selalu perhatikan apa yang Anda konsumsi dapat menjadi langkah preventif terkena diabetes.

}