Penutupan IHSG hari ini, meningkat hingga 0,1 persen
Beritagar.id

14 weeks ago

Penutupan IHSG hari ini, meningkat hingga 0,1 persen

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada akhir perdagangan sore ini Kamis (11/07/2019). Indeks masuk ke zona hijau 0.10 persen, atau 6.38 poin di level 6.417,07. Sepanjang perdagangan saham hari ini, IHSG sempat mencapai 6.434,91 poin di titik tertinggi, dan terendah 6.397,22 poin.

Total frekuensi perdagangan saham hari ini mencapai 480,57 ribu kali dengan nilai transaksi Rp9,30 triliun. Sebanyak 177 emiten mengalami penguatan yang menahan pergerakan IHSG, 217 emiten melemah, dan 257 emiten tidak mengalami pergerakan.

Satyamitra Kemas Lestari (Tbk) membukukan penguatan harga saham paling signifikan pada perdagangan Kamis (11/07). Emiten bersandi SMKL tersebut memimpin penguatan saham (top gainer) setelah ditutup menguat di level Rp258 (33,68 persen) per lembar saham.

Indo Komoditi Korpora (Tbk) (INCF) memimpin pelemahan saham (top loser) sore ini, setelah ditutup sebesar -25 persen pada level Rp192 per lembar saham, dimana Rabu (10/07/2019) ditutup Rp256 per lembar.

Media Nusantara Citra (Tbk) (MNCN) merupakan saham paling banyak diperjualbelikan (top mover) dengan total frekuensi mencapai 28,52 ribu kali.

Penguatan indeks dipengaruhi oleh 5 sektor saham, dengan kontribusi terbesar datang dari sektor Aneka Industri mencapai 0.69 persen (9,05 poin), disusul sektor Keuangan sebesar 0.48 persen (6,33 poin), dan saham-saham di sektor Pertambangan sebesar 0.33 persen (5,40 poin).

Sedangkan sektor saham yang melemah, di antaranya Industri Konsumsi, mencapai -0.39 persen (-9,27 poin). Berikutnya adalah sektor Industri Dasar sebesar -1.09 persen (-8,87 poin), lalu saham di sektor Manufaktur yang menyusut hingga -0.40 persen (-6,04 poin).

Sementara, aksi jual saham oleh investor asing meraup dana Rp2,58 triliun, terutama pada saham Sri Rejeki Isman (Tbk) (SRIL), Lippo Karawaci (Tbk) (LPKR), dan Kalbe Farma (Tbk) (KLBF).

Investor asing juga melakukan pembelian senilai Rp3,45 triliun, khususnya pada saham Astra International (Tbk) (ASII), Bank Rakyat Indonesia (Persero) (Tbk) (BBRI), dan Wijaya Karya Beton (Tbk) (WTON).

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipublikasikan secara otomatis oleh program komputer yang mengubah angka-angka menjadi narasi. Laporan-laporan otomatis pergerakan bursa saham oleh Robotorial ini dapat diakses di Beritagar.id, khususnya dalam topik Pasar Saham.

]]>