Facebook CEO Mark Zuckerberg berencana meluncurkan tombol ‘tidak suka’ supaya pengguna dapat berbagi perasaan
inovasi.com

4 years ago

Facebook CEO Mark Zuckerberg berencana meluncurkan tombol ‘tidak suka’ supaya pengguna dapat berbagi perasaan

Dalam sebuah acara tanya-jawab dengan pengguna dari seluruh dunia, CEO Mark Zuckerberg mengungkapkan bahwa Facebook akan segera meluncurkan tombol 'tidak suka' (dislike) supaya pengguna dapat berbagi perasaan. Facebook belum resmi memberi label "tidak suka," namun pertanyaan menarik ini diutarakan oleh seorang pengguna berasal dari kota Kairo, Mesir. Acara yang dikenal dengan Town Hall Q&A diadakan di markas Facebook yang terletak di kota Menlo Park, California, pada tanggal 15 September 2015.

Mark Zuckerberg menyatakan bahwa tim kerjanya dan sekelompok insinyur sedang merancang tombol 'tidak suka' supaya memberikan suatu tanda yang menyatakan perasaan sedih terhadap teman atau anggota keluarga yang meninggal dunia. Demikian pula sebagian pengguna yang ingin mengekspresikan simpati terhadap suatu keadaan melalui posting, misalnya krisis pengungsi yang sedang melanda Timur Tengah dan Eropa.

Pada acara ini, Mark Zuckerberg mengatakan bahwa tim kerjanya terus mendengarkan umpan-balik dari pengguna. Pendiri jaringan sosial terbesar didunia ini juga membeberkan bahwa tim kerjanya sempat menunda peluncuran tombol 'tidak suka' karena takut disalah-gunakan oleh pengguna yang bertujuan menjatuhkan penulisan atau posting orang lain. Malah Mark Zuckerberg pernah menyatakan satu tahun lalu bahwa tombol 'tidak suka' belum cocok dengan kebutuhan pengguna jaringan social.

Perubahan iklim politik dunia, sekaligus membantu segala lapisan masyarakat berbagi momen penting dalam hidup, baik dalam keadaan senang maupun tidak senang, menyebabkan tim kerja Facebook harus memikirkan tombol yang tepat. Tombol yang dapat dipakai untuk berbagi perasaan dan mengungkapkan empati terhadap keadaan orang lain.

(Images: top center, Mark Zuckerberg, Town Hall Q&A, September 15, 2015)